9 Tanda Orang Yang Beresiko Terkena Kanker Prostat

Siapakah dan kegiatan apa saja yang berisiko terkena kanker prostat. Macam macam kelompok yang beresiko terkena kanker prostat.
Siapa yang tidak takut dengan kanker yang satu ini, tentu tidak, maka kita harus bisa menghindari resiko di bawah ini dan kita harus mulai untuk mencoba merubah gaya hidup kitamenjadi hidup yang sehat, kita juga harus mengajak keluarga kita untuk mengenal apa saja resiko yang ada yang bisa memperbesar kemungkinan kita terkena kanker prostat. 
siapa saja orang yang beresiko terkena kanker prostat
Berikut ini beberapa faktor risiko yang perlu diketahui agar Anda bisa menghindari terjadinya pembesaran prostat:

  1. Pria berusia di atas 50 tahun. Lebih dari 80 persen kasus kanker prostat ditemui pada pria di atas 65 tahun.
  2. Pria yang mempunyai riwayat keluarga kanker prostat.
  3. Ada gangguan atau masalah pada organ penting jantung, misalnya kerusakan organ, lemah jantung, dan pembesaran jantung.
  4. Obesitas. Tipe obesitas yang mengganggu prostat adalah tipe bentuk tubuh membesar di bagian pinggang dengan perut buncit seperti apel. Reban di perut bisa menekan otot organ seksual sehingga menyebabkan hilangnya kelenturan otot organ seksual. Selain itu, deposit lemak pun dapat inengganggLi kinerja testis.
  5. Penderita diabetes melitus.
  6. Kurang berolahraga.
  7. Gaya hidup tidak nyaman dan penuh dengan tekanan
  8. Pria yang hobi makan daging inerah, tetapi tidak nienyukal sayuran dan bl-iah-buahan.
  9. Pria perokok.
Nah jika kita mengetahui tanda-tanda kegiatan apa saja yang membuat resiko lebih besar terhadap kanker prostat maka kita harus mengenal lebih dahulu faktor diatas.

Tips Mencegah dan Mengatasi Nyeri Pinggang dan Punggung Pada Orang Tua


Tips Mencegah dan Mengatasi Nyeri Pinggang dan Punggung Pada Orang Tua. Kegiatan apa saja yang tidak disarankan untuk kesehatan tulang belakang.
Punggung atau tulang belakang yang dikenal sebagai columna vertebralis (struktur tulang mirip tiang), berfungsi menyangga seluruh tubuh, menekuk dan memutar ke seluruh arah, serta melindungi saraf yang melintasinya. Selain itu, tulang belakang juga harus bisa bertahan seumur hidup karena tidak ada yang menandingi struktur tulang belakang.
Meski tampak kuat, sebaiknya kita berhati-hati dengan organ yang satu ini. Salah sedikit memperlakukannya, bisa gawat. Kita harus mengetahui bagaimana memperlakukan tulang belakang.
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam rangka melindungi punggung, sesuai dengan anjuran Prof. Malcolm Jayson, dalam bukunya Back Pain.

1. Perbaiki sikap badan
Tetap diam di satu posisi dalam waktu lama adalah penyebab utama timbulnya sakit dan kekakuan. Saaat duduk di meja tulis, pastikan Anda dapat duduk tegak dengan bantalan kecil pada pinggang.

2. Periksalah sepatu
Bagi Anda yang menderita sakit punggung, sebaiknya anda hindari  memakai sepatu tumit tinggi. Sepatu jenis ini akan mendorong bagian bawah tubuh ke depan dan melengkungkan bagian atas tubuh ke belakang untuk mengimbangi sehingga menambah tekanan pada punggung.
Pilihlah sepatu yang tidak menggunakan sol kulit keras karena akan mengeluarkan gelombang udara yang bergerak sangat cepat ke atas melalui rangka tubuh ketika tumit membentur tanah. Kerapkali keadaan ini memperburuk masalah punggung anda. Sol sepatu dan tumit sepatu yang ada bantalan bisa mengurangi gelombang rasa sakit dan Memudahkan saat berjalan.

3. Duduk secara benar
Duduklah di kursi dengan bersandar secara tegak dan dapat nenyangga bagian bawah punggung. Duduk di kursi dengan sandaran rendah dan kursi malas dapat menyebabkan  kekakuan dan sakit punggung

4. Menyetir dengan nyaman
Duduk lama dalam posisi meinbLIngkuk mengakibatsakit punggung, kan sakit punggung. Jok mobil yang memiliki sandaran tinggi dan dapat diubah atau disesuaikan dengan badan kita. Alat injak kaki lebih baiknya tepat di muka kaki dan tidak di sudut karena dapat mengakibatkan tulang punggung terpelintir.

5. Mencatat gerakan
Membungkuk ke depan dan bergerak memutar sambil membawa beban yang melebihi standart, maka akan sangat beresiko  menekan tulang belakang. Menghindari kegiatan merugikan yang menimbulkan tekanan sangat penting, terutama bagi mereka yang sering atau kadang mengalami sakit punggung.

6. Tidur dengan benar
Banyak sekali masalah punggung mucul karena posisi tidur atau tempat tidur yang kurang baik. Tempat tidur yang ideal adalah yang ada alas di bawahnya, berkasur, serta empuk dan tidak keras. Ketika anda memutuskan untuk membeli tempat tidur, anda bisa mengetesnya dengan berbaring sebentar di atasnya untuk memastikan kekuatan dan kenyamanannya. Hindari tidur dalam posisi menyamping karena akan menimbulkan penekukan ke samping punggung yang dapat memunculkan rasa sakit dan kakis.

7 Mengangkat dengan benar
Banyak masalah punggung muncul saat mengangkat beban. Masalah membungkuk dan tubuh diberikan beban melebihi kemampuan maka akan terpelintir dan akhirnya menjadi masalah (kecetit dalam istilah jawanya)

4 Manfaat Rahasia Piijat Yang Mungkin Tidak Kita Tau?


Sudah taukah anda apa saja manfaat dari pijat tubuh yang kecapekan, dari penelitian ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari pemijatan, mari baca pembahasannya di sini.
Bagi Anda yang terbiasa dipijat, tidak perlu ragu untuk melanjutkannya karena pijat bermanfaat bagi kesehatan. Sebagian besar orang dipijat untuk melepas sties dan ketegangan otot. Pijat dapat membuat ttibuh mengeluarkan pereda nyeri secara alarm, di sampling meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Usahakan agar tubuh sehat dan kuat secara total. Lakukan latihan fisik dan olahraga ringan, seperti aerobik, angkat beban di fitness, peregangan, dan pelenturan tubuh dengan teratur agar badan tidak mudah capai dan sakit.
  1. Menghilangkan nyeri. Rasa nyeri pada penderita fibromyalgia, migrain, dan nyeri punggung dapat dipulihkan dengan pijat. Namun, manfaat pijat untuk nyeri punggung masih membutuhkan penelitian tambahan.
  2. Mengurangi nyeri karena cedera saat berolahraga. Para atlet senang dipijat setelah olahraga, khususnya pemijatan pada otot yang paling Bering dilatih. Pemijatan dapat mengurangi rasa linu. Hal tersebut disebabkan aliran darah ke otot meningkat setelah dipijat.
  3. Menghilangkan kecemasan. Pemijatan dapat mengurangi kecemasan pada anak dan wanita penderita anoreksia. Selain itu, dapat juga mengurangi gejala kecemasan dan ketagihan pada orang dewasa yang mencoba berhenti merokok.
  4. Meningkatkan kekebalan tubuh. Para pasien kanker payudara dan HIV yang dipijat, terbukti dapat meningkatkan jumlah set pembunuh alaminya. Set pembunuh ini baik untuk melindungi tubuh dari set kanker dan virus.
Berikut adalah manfaat pijat, jadi jangan takut dan khawatir ketika anda ingin melakukan pemijatan, namun anda juga harus pijat di tempat yang tempat, Karena pijat yang salah juga akan berbahaya, apalagi jika anda menderita penyakit dalam, sebaiknya lebih hati-hati.

Apa Sebenarnya Penyebab Kesemutan, Dan Bagaimana Cara mengatasinya?

Apa Sebenarnya Penyebab Kesemutan di kaki dan tangan, Dan Bagaimana Tips mengatasinya.
Hal tersebut dilakukan untuk mencari penyebab terjadinya kesemutan. Penyebab kesemutan biasanya berasal dari saraf tepi, otot, sumsum tulang belakang, bahkan otak. Kesemutan merupakan penyakit yang bisa saja dialamai oleh semua umur, namun yang paling besar terkena resiko kesemutan biasanya orang yang sudah berumur, yah karena beberapa sebab yang menjadi pemicunya.
Penyebab yang berbeda tentu penanganannya pun akan berbeda. Apabila disebabkan penyakit tertentu, biasanya yang diobati adalah penyakit tersebut dulu. Tentu Baja berbagai aktivitas yang inenyebabkari terjepitnya saraf atau akibat trauma harus dihentikan sama sekali.
Bagi seseorang yang tidak mempunyai bakat kesemutan atau mengidap penyakit tertentu yang menjadi penyebab kesemutan, dokter Hermawan Suryadi, ahli penyakit saraf, menganjurkan untuk menghindarinya dengan resep klasik berikut.
1. Jika ingin sembuh dari kesemutan, hindari posisi tidur yang tidak enak, seperti menonton TV sambil tiduran atau menulis di lantai sambil tengkurap atau nungging.
2. Apabila menulis, duduklah di kursi dengan pantat inerapat ke belakang dan punggung lurus menempel pada sandaran. Dengan sendirinya, pilih posisi kursi yang ergonomik.
apa penyebab kesemutan di kaki dan tangan, dan cara mengatasinya
Agar terhindar dari kesemutan, jauhi penyakit, hidup sehat, yaitu dengan berolahraga secara kontinyu, menjaga sikap tubuh yang baik, mempertahankan pola makan sehat, dan menghindari stres.

Sudahkan Anda Tau Cara Yang Benar Menghindari Penyakit Jantung Koroner

Artikel untuk mengetahui cara mencegah dan membiasakan diri agar terhindar dari penyakit jantung koroner / PJK sebagai salah satu penyebab kematian. Buah dan sayur yang dianjurkan untuk penderita jantung koroner,  apa saja itu?
Upaya terbaik yang dapat dilakukan semua orang untuk mengurangi faktor risiko PJK adalah dengan cara memperbaiki kebiasaan buruk dalam hal pola gerak (malas berolahraga) dan pola makan (tingginya kolesterol).
buah dan sayur yang dianjurkan untuk jantung koroner  (PJK)

Usaha tersebut penting dilakukan,   minimal untuk mengurangi risiko terkena PJK yang lebih parah. Berikut ini beberapa saran agar pengidap PJK terhindar dari serangan jantung.
1. Melakukan diet makan secara seimbang.
2. Menghentikan atau menghindari kebiasaan merokok. Rokok terbukti membawa risiko besar bagi timbuhiya PJK.
3. Melakukan olahraga Aktivitzis gerak secara proporsional sebagai bagian untuk menjaga berat badan Ideal. Kegemukan lebih sering membawa resiko hiperteni dan hiperkolesterol yang berakibat buruk pada kesehatan jantung
4. Lemak
Lemak yang boleh dikonsumsi oleh pengidap hipertensi adalah margarin tanpa garam dan mentega tanpa garam. Sebaliknya, temak yang tidak boleh dikonsumsi adalah margarin dan mentega biasa, yang pada umumnya mengandung kadar garam cukup tinggi.
5. Sayuran
Semua sayur segar atau yang diawetkan tanpa garam dapur, seperti natrium benzoat dan soda, boleh dikonsumsi. Sebaliknya, Semua jenis sayuran yang diawetkan dengan garam atau natrium, seperti sayur kaleng, sawi asin, asinan, dan acar, tidak boleh dikonsumsi.
6. Buah-buahan
Semua buah segar yang diawetkan tanpa garam, natrium benzoat, dan soda, boteh dikonsumsi. Sebaliknya, buah-buahan yang diawetkan dengan garam dapur atau natrium, pantang untuk dikonsumsi pengidap hipertensi.
7. Bumbu-bumbu
Semua bumbu segar dan kering yang tidak mengandung garam dapur dan ikatan natrium lain, boleh dikonsumsi. Adapun yang tidak boteh adalah garam dapur, baking powder, soda untuk buar roti, vetcin, dan bumbu ydengan kandungan garam dapur, seperti kecap, terasi, saus tomat, petis, dan tauco.

AWAS !! Hindari 4 Faktor Penyebab Penyakit Jantung Koroner ini

Apa itu penyakit jantung koroner (PJK) dan apa saja faktor penyebab penyakit tersebut. Ada banyak orang yang belum tau dan mereka justru kurang hati-hati terhadap pola hidup dan juga gaya hidup mereka. Lantas apa saja 4 faktor utama dan penting yang menyebabkan penyakit jantung koroner. (PJK)
makanan dan faktor penting penyebab penyakit jantung koroner (PJK)

1. Tekanan darah tinggi
Menurut WHO, batasan tekanan darah normal orang dewasa adalah paling banyak sebaiknya 140/90 mmHg. Apabila tekanan darah seseorang lebih di atas angka tersebut pada beberapa kali pengukuran di waktu yang berbeda, orang tersebut bisa dikatakan menderita hipertensi. Penderita hipertensi memiliki risiko lebih besar untuk mendapat serangan jantung dan stroke.

2. Kadar kolesterol tinggi
Kolesterol darah yang tinggi akan mempercepat terjadinya pembentukan aterosklerosis. Penelitian menunjukkan bahwa kadar kolesterol yang tinggi merupakan satu-satunya penyebab timbulnya penyakit jantung koroner (PJK). Menurut para ahli, kadar kolesterol yang baik bagi orang dewasa tidak boleh lebih dari 200 mg/dl. Ada pula yang dicek nilai kolesterol 240 mg/ dl, berisiko dua kali lipat terkena PJK dibandingkan dengan yang kolesterolnya di bawah 200 mg/ dl.
Sebaiknya, hindari konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti seafood, kuning telur, jeroan, susu jenuh, dan es krim. Kalau makanan yang baik untuk kolesterol, antara lain minyak ikan, minyak jagung, dan minyak bunga matahari. bahan makanan tersebut dapat meningkatkan kolesterol baik HDL.

3. Merokok
Mereka yang merokok sangat berisiko terkena PJK karena merokok dapat Mempercepat proses pembentukan aterosklerosis melalui iritas dinding pembuluh darah sehingga memudahkan terjadinya endapan kolesterol. Yang akhirnya akan menghancurkan jantung dengan pelan-pelan. Maka dari itu sebaiknya mulai sekarang hindari rokok supaya sehat.

4. Jarang berolahraga
Olahraga seperti aerobik terbukti bisa mengurangi terjadinya serangan jantung. meningkatkan kemungkinan hidup lebih lama dan juga mengurangi resiko kematian karena penyakit jantung mendadak. Jadi jangan sampai anda jarang melakukan olahraga walaupun itu hanyalah sekedar jalan kaki di pagi hari, jika badan anda sudah tidak begitu kuat, maka jalan kaki adalah olahraga terbaik.

Bahan Makanan Yang Dianjurkan dan Dilarang Untuk Penderita Hipertensi. Apa saja Itu?


BAHAN MAKANAN APA SAJA YANG DIANJURKAN DAN DIBOLEHKAN, BEGITU JUGA YANG DILARANG DIBERIKAN KEPADA PENGIDAP HIPERTENSI
Bagi Anda yang sehat, sumber bahan makanan tersebut hampir tidak ada pantangan. Artinya, semua bahan makanan tersebut jika dikonsumsi tidak akan mempunyai resiko terhadap timbulnya suatu penyakit. Hal ini karena fungsi organ tubuh pada orang seliat dapat beradaptasi melalui sistem metabolisme di dalam tubuh.
Dianjurkan dan Dilarang Untuk Penderita Hipertensi.
Berbeda dengan kebutuhan nutrisi bagi orang sakit, bagi pengidap hipertensi perlu hati-hati terutama hal-hal berkaitan di bawah ini :
1. Karbohidrat
Karbohidrat yang boleh diberikan bagi penderita hipertensi adalah beras, bubur, kentang, singkong, terigu, tapioka, hunkwe, gula, dan Semua kacang-kacangan yang hasilnya diolah dan dimasak tanpa garam, boleh dikonsumsi oleh pengidap hipertensi. Berikut ini beberapa bahan makanan yang boleh dan tidak boleh diberikan kepada pengidap hipertensi. makanan yang diolah dari bahan makanan tersebut tanpa menggunakan garam rumahan dan soda, sebagai contoh makaroni, bihun, roti, biskuit, dan keju kering. Adapun karbohidrat yang tidak boleh diberikan bagi penderita hipertensi terdapat pada makanan, seperti roti, biskuit dan kue yang dimasak dengan garam dapur atau soda.
2. Protein hewani
Penderita hipertensi diperbotehkan mengonsumsi daging dan ikan maksimum 100 gram sehari, telur satu butir sehari, dan susu 200 gram sehari. Adapun hati, tidah, sardin, keju, otak, daging, ikan, dan telur yang diawetkan dengan garam rumah di dapur, serta bahan dapur lain, seperti daging yang diasapi, ham, dendeng, abon, ikan asin, ikan kaleng, komet, ebi, tetur asin, dan telur pindang, termasuk bahan makanan dan makanan yang tidak direkomendasikan bagi penderita darah tinggi.
3. Protein nabati
Sementara itu, protein nabati yang tidak boleh dikonsumsi adalah keju, kacang tanah, serta semua kacang-kacangan dan hasil olahannya yang (dimasak dengan garam dapur (natrium).

Anda Hipertensi?, Berikut Ini Cara Agar Hidup Nyaman Dengan Penyakit Ini.

Tips sehat bagi anda yang sudah terlanjur hidup dengan hipertensi. CARA MENIKMATI HIDUP DAN TETAP NYAMAN DENGAN HIPERTENSI
Hipertensi dapat terjadi pada siapa saja. Meskipun penyebabnya tidak diketahui secara pasti, gaya hidup (lifestyle) tetap menjadi pemicu timbulnya penyakit ini. Obat saja tidak cukup untuk menngontrol tekanan darah. Setidaknya diperlukan cara alami agar dapat membantu menyembuhkan tekanan darah tinggi.
kontrol hipertensi dengan mengubah gaya hidup menjadi sehat
Agar tetap nyaman menikmati hidup meskipun mengidap hipertensi, beberapa hal berikut ini setidaknya dapat menjadi pedoman untuk 'berdamai' dengan hipertensi:

  • Turunkan berat badan hingga mencapai bobot ideal atau normal sehingga tekanan darah dapat lebih menurun.
  • Mengonsumsi garam dapur kurang dari lima gram sehari, khususnya bagi pengidap hipertensi yang rentan terhadap garam dapur.
  • Bagi pengidap hipertensi yang rentan garam dapur, gunakan ekstrak kalsium atau zat kapur.
  • Perbanyak asupan kalium yang terdapat dalam buah, terutama pisang.
  • Menu vegetarian bisa dijadikan pilihan. Orang vegetarian pada umumnya mempunyai tekanan darah yang lebih rendah.
  • Untuk kegiatan olahraga, sebaiknya pilih yang ringan, seperti jalan kaki.
  • Ketika tekanan darah sedang naik, batasi berbicara apalagi berdebat.
  • Mengatasi konflik dan stress dengan pasangan hidup melalui komunikasi yang baik. Jalan yang terbaik adalah mencoba mencurahkan isi hati serta perasaan masing-masing sehingga tidak terjadi konflik yang berkepanjangan.

Tips Utama Mencegah Hipertensi Tanpa Obat, Apa Saja Itu?

Cara jitu mencegah Hipertensi Tanpa Obat, bagaimana caranya?
Perlu diketahui bahwa menurunkan tekanan darah hingga 2 mmHg saja, dapat mengurangi risiko stroke sebesar 14 persen dan penyakit jantung sebesar 6 persen. Selain dengan obat-obatan, banyak cara lain yang dapat diterapkan untuk membantu menurunkan tekanan darah. Beberapa di antaranya:
menurunkan kadar darah tanpa obat
1. Menurunkan berat badan yang berlebihan (obesitas). Turunnya berat badan walau hanya beberapa kilogram, dapat menurunkan tekanan darah.
2. Menerapkan pola makan sehat. Misalnya, lebih banyak mengonsumsi buah dan sayuran, memilih produk susu rendah lemak, serta mengurangi asupan daging merah dan menggantinya dengan ikan atau unggas.
3. Membatasi asupan garam ke dalam tubuh, paling banyak 1500 mg garam sodium per hari. Sebagai takaran, setengah sendok teh garam mengandung 1200 mg sodium.
4. Mengonsumsi satu slung bawang putih segar perhari atau bawang bombay dan seledri.
5. Membatasi atau menghentikan konsumsi minuman beralkohol.
6. Membatasi asupan kafein. Jika Anda sulit menghentikan kebiasaan minum kopi, cobalah pilih 32 produk yang kadar kafeinnya rendah.
7. Menghentikan kebiasaan merokok.
8. Berolahragalah secara teratur. Anda dapat memulai dengan jalan kaki selama 15 menit, empat kali seminggu untuk dua minggu pertama. Kemudian, tingkatkan waktu menjadi 20 menit, empat kali seminggu selama dua minggu. Selanjutnya, tambahkan waktu menjadi 30 menit, empat kali seminggu.
9. Belajar mengendalikan diri. Misalnya, melakukan meditasi dan teknik rileksasi lain, seperti yoga yang dapat menurunkan tekanan darah secara bertahap.

Anda Hipertensi? Sebaiknya Anda Waspada Dengan 5 Penyakit Ini

Setiap orang hipertensi harus sadar dan diet dan pengobatan rutin untuk mengontrol kadar tensi darahnya agar terhindar dari macam-macam penyakit yang muncul akibat dari hipertensi. Bisa terjadi pada usia muda dan tua. Jadi jaga diri sebaik-baiknya. Apa saja 5 penyakit bahaya akibat hipertensi itu?
olahraga di usia tua untuk mencegah hipertensi

1. Stroke
Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menjadi faktor pemicu berbagai gangguan kesehatan yang serius. Paling tidak, ada lima penyakit yang harus diwaspadai terkait dengan masalah hipertensi.
Hipertensi merupakan faktor yang paling potensial memicu terjadinya stroke. Tekanan darah yang sangat tinggi dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak yang retatif sudah melemah. Akibatnya, dapat terjadi perdarahan di otak. Kejadian inilah yang dapat menimbutkan stroke. Selain itu, gumpalan darah yang menghambat saluran pembuluh darah dan saturan pembuluh darah yang semakin menyempit, juga dapat mengakibatkan stroke.

2. Gangguan penglihatan
Hipertensi dapat juga menyebabkan pembuluh darah pada mata pecah atau mengalarni perdarahan. Akibatnya, daya penglihatan menjadi kabur, bahkan rusak dan dapat berakhir dengan kebutaan.

3. Serangan jantung
Hipertensi juga merupakan faktor risiko terbesar daLam memicu terjadinya penyakit jantung. Melalui pembuluh darah arteri, pasokan darah diangkut bersama oksigen untuk menyuplai otot jantung. Apabila jumlahnya tidak mendapat pasokan oksigen yang cukup, dapat menimbulkan nyeri dada yang biasa disebut angina. Jika aliran darah terhambat, tentu dapat berakibat terjadinya serangan jantung. Tekanan darah tinggi merupakan faktor pemicu nomor satu CHF (congestive heart failure). CHF adalah kondisi yang serius terhadap jantung sehingga jantung tidak mampu lagi memompa darah yang cukup untuk diatirkan ke seturuh tubuh.

4. Kerusakan ginjal
Fungsi ginjal adatah sebagai organ penyaring sampah-sampah metabolisms agar tubuh tetap bersih. Kerapkati hipertensi dapat membuat pembuluh-pembuluh darah pada ginjal menjadi sempit dan menebal. Penyaring ginjal pun akhirnya kekurangan cairan dan sampah-sampah akan menumpuk datam darah. Apabita sudah demikian, fungsi ginjat mungkin akan mengatami kegagatan. Jika ini terjadi, dibutuhkan tindakan medis berupa proses cuci darah, bahkan transplantasi ginjal.

5. Arterioskierosis
Seiring dengan bertambahnya usia seseorang, pernbutuh arteri di seturuh tubuh akan mengeras, terutama yang terletak di jantung, otak, dan ginjal. Tekanan darah tinggi bisa diasosiasikan dengan kekakuan arteri ini. Keadaan inilah yang membuat jantung dan ginjal dipaksa bekerja lebih keras.

6 Cara Jitu Mencegah Pikun DI Usia Tua, Ini Caranya.


Pikun di usia tua memang tidak bisa dibiarkan, ada beberapa cara pencegahan yang bisa anda coba untuk mengatasinya. Kami akan memberikan 6 cara tips untuk membuat pikun setidaknya bisa berkurang dari kehidupan anda di masa tua, apa sajakah itu :
1. Menekuni Hobi
Kegiatan ini merupakan lngkah awal untuk anda agar anda terhindar dari stress dan kepikunan. Kegiatan ini sangat cocok untuk usia lansia misalnya berkebun, memperbaiki sesuatu. dll.

2. Aktivitas sosial
Di usia lanjut sebaiknya kita jangan hanya berdiam diri di rumah, kita uga harus bersosialisasi bergabung dengan teman yang sebaya atau uga yang lebih muda. Ikutlah paguyuban atau wadah, LSM dimana kita bisa bertemu dan berkomunikasi dengan banyak orang

3. Mengisi TTS
Cara yang satu ini manfaatnya adalah untuk mengasah otak dan mengingat masa lalu, dosamping penetahuan TTS juga bisa menggali kenangan yang harus kita ingat lagi.

4. Selalu beraktifitas
Jangan diam dirumah, usahakan unutk berolahraga setidaknya olahraga ringan seperti jalan kaki di pagi hari karena akan membantu membugarkan tubuh anda,

5. Menggambar (drawing meditation)
Nah cara yang satu ini mungkin bisa anda lakukan, gambarlah sesuka hati yang bisa mewakili perasaan anda. anda juga bisa menggambar tempat yang paling anda sukai. DImulai dengan membayangkan dan memulaskan pena di atas kertas gambar.

6. Senam otak
Senam otak jenisnya adalah dengan memfungsikan otak, dan anggota gerak tubuh untuk mengingat dan menggali ilmu pengetahuan yang sudah didapat ketika masih muda. Ini begitu penting karena otak yang jarang digunakan maka kualitas otak akan berkurang tentunya.

Nah berikut adalah beberapa tips mencegah diri dari kepikunan. Mari bagi para lansia tidak ada salahnya untuk mencobanya. Semoga bermanfaat.

Apa Sih Diet Kalori Total Pada Penderita DM?

Saat ini diet pada penderita diabetes melitus mengutamakan prinsip pembatasan kalori total. Penderita masih diperbolehkan mengonsumsi karbohidrat terutama yang memiliki serat, protein dalam jumlah terkendali, serta sedikit lemak. Dengan demikian, tubuh tetap memperoleh zat-zat gizi yang diperlukan tubuh, serta dapat mengatur kadar gula darah agar tidak melonjak.
Berdasarkan penelitian, diet yang dilakukan oleh penderita diabetes diutamakan untuk dapat mengendalikan kadar gula darah agar berada pada kisaran normal yaitu antara 60mg%– I 30mg%. Oleh karena itu,diusahakan agar terdapat keselarasan antara pasokan glukosa dan insulin yang dihasilkan. Dengan demikian, dapat diperoleh kadar glukosa maupun insulin yang mendekati kondisi pada orang normal.
pengertian diet kalori total pada kencing manis / DM

Pengaturan pemasokan makanan ini saat penting karena tubuh akan mengeluarkan insulin secara otomatis begitu makanan diserap tubuh. Kadar insulin akan naik secara otomatis terutama dua jam setelah makan.
Terapi pada penderita diabetes melitus dengan cara diet pada dasarnya merupakan suatu pola makan tertentu. Pola makan ini diharapkan dapat memberikan kalori yang cukup sekaligus mengatur Kadar- gula dalam darahnya agar selaras dengan insulin yang dihasilkan. Pencapaian ini didasarkan melalui suatu pedoman yang disebut tiga J, yaitu jumlah makanan, jadwal makanan, dan jenis macam makanan.

Akibat Parah Diabetes Bagi Mata Penderita Retinopati Pada Usia Lanjut


Mata penderita retinopati karena kadar Diabetes gula darah yang tidak terkontrol di usia lanjut.
Pada penderita diabetes retinopati yang berusia lanjut kadang muncul jenis retinopati yang lebih parah disebut makulopati. Pada keadaan ini suplai darah ke bagian pusat mata berkurang, sehingga kemampuan untuk melihat benda-benda secara detail dan menangkap warna sangat berkurang. Kelainan ini tidak dapat ditolong dengan pengobatan sinar laser.
Ginjal berfungsi inenyaring dan membuang (ekskresi) zat-zat yang tidak bermanfaat dan zat-zat yang memberi efek racun pada tubuh terutama yang berbentuk cairan. Ginjal terdiri atas jutaan unit penyaring yang disebut nefron. Pada penderita diabetes melitus, unit-unit penyaring ini rusak karena penumpukkan gula dalam pembuluh darah halus pada ginjal. Kerusakan ini mengakibatkan bocornya sistem penyaringan zat-zat yang seharusnya diserap tubuh dan masih memerlukan tubuh.
Gangguan ini biasanya diderita oleh penderita diabetes yang sudah lama. Katarak dapat timbul karena gula membentuk suatu lapisan dan menutup lensa mata. Hal ini mengakibatkan lensa mata menjadi tidak bening lagi, sehingga menghambat masuknya cahaya ke bola mata dan akhirnya mengganggu penglihatan. Gangguan ini dapat diatasi dengan operasi mata. Operasi ini bertujuan menggantikan lensa mata yang rusak dengan lensa plastik.

Tips Perawatan Kaki, Memotong Kuku Yang Benar Pada Penderita Diabetes (DM)

Tips cara merawat kaki, Memotong kuku dan merawat kesehatan kulit pada penderita diabetes yag benar.
Diabetes melitus menaikkan risiko terjadinya pengerasan pembuluh nadi besar atau arteri yang dapat manimbulkan serangan jantung atau stroke serta melemahnya sirkulasi darah ke kaki. Risiko ini semakin meninght pada perokok maupun penderita, yang memiliki kelebihan berat badan.
Adanya perubahan maupun luka sekecil apa pun harus diwaspadai meskipun tidak merasakan sakit. Hal ini karena sirkulasi darah yang kurang menjadikan penderita rnati rasa.Akan tetapi luka sekecil apapun memungkinkan kuman dapat menginfeksi dan menyebar lebih cepat karena pasokan darah yang buruk.Oleh karena itu dibutuhkan perawatan kaki secara teratur. Perawatan kaki pada penderita diabetes melitus sebagai berikut. Seiring dengan pertambahan usia, pasokan darah ke kaki juga semakin buruk. Perubahan ini mengakibatkan berkurangnya suplai darah.
cara memotong kuku dan perawatan kaki pada penderita diabetes DM
Apabila sirkulasi terhambat pembuluh darah. Mencuci kaki dengan air hangat (suam-suam kuku), jangan sekali Kaki penderita diabetes yang kali menggunakan air panas, karena penderita tidak dapat  merasakan apabila kakinya telah melepuh. Periksa terlebih dahulu suhu air menggunakan tangan. Mencuci kaki menggunakan sabun yang lembut. Keringkan kaki yang telah dicuci hingga benar benar leering dengan cermat terutama di sela-sela jari. Hindari menggosok kulit dengan keras karena dapat menyebabkan kulit mengelupas dan terluka. Pemotongan kuku dilakukan setelah mandi. Potong ujung-ujung kaki mengikuti bentuk jari dan jangan memotong terlalu pendek.  Hindari menggunakan alas pemotong kuku yang terlalu tajam  untuk membersihkan pinggiran maupun cekungan kuku. Hindari memotong kuku terlalu pendek, dan perlu berhati-hati  ketik memotong cekungan kuku.
Memakai sepatu yang ukurannya sesuai, sebaiknya bagian atas bertali dan lembut. Menggunakan kaos kaki yang kering dan bersih. Kaos kaki tiap hari harus diganti yang bersih. Hindari penggunaan kaos kaki yang terlalu kecil dan sempit. Nah berikut adalah cara perawatan kaki pada penderita DM supaya tidak terjadi ulkus dan luka yang lama sembuhnya.

Pengertian Diabetes Neuropati, Apa Bahayanya?


Pengertian diabetes neuropati pada syaraf penderita diabetes, apa saja bahayanya?
Diabetes melitus juga dapat merusak sistem saraf. Diabetes melitus dapat mengakibatkan terganggunya sistem aliran darah di sekitar sel-sel saraf seperti halnya pada mata dan ginjal. Diabetes melitus juga dapat menimbulkan kerusakan langsung pada sel-sel saraf karena tingginya kadar gala darah di dalam sel saraf.
Kerusakan saraf akibat diabetes melitus disebut neuropati (diabetes neuropati). Akibat yang timbul dari kerusakan saraf ini, tergantung saraf bagian apa yang mengalami kerusakan. Berdasarkan kerusakan pada jenis saraf, neuropati dapat dibedakan sebagai berikut.
Saraf ini bertugas mengendalikan beberapa fungsi tubuh misalnya buang air kecil atau besar. Gangguan pada saraf ini dapat berupa munculnya sembelit atau diare yang datang dan pergi, atau muntahmuntah walaupun tidak merasa sakit (masuk angin). Pada laki-laki dapat pula menimbulkan gangguan keharmonisan pada rumah tangga. Namun gangguan pada saraf ini jarang terjadi. Gangguan pada saraf otonom yang disebabkan diabetes melitus disebut retinopati otonom.
Beberapa penderita diabetes mengalami gangguan pada kulitnya berupa kulit merah dan menipis. Hal ini karena telah terjadi kerusakan pada pembuluh darah halus (kapiler) di bawah kulitnya. Gangguan ini sampai sekarang belum ada obatnya.

Proses Komplikasi Pada Mata Penderita Diabetes dan Penanganannya

Komplikasi pada  mata yang sering terjadi pada penderita diabetes dan bagaimana pengobatan / penanganannya.
Pengertian Komplikasi pada penderita DM yaitu kondisi rusaknya bagian tubuh yang dipicu oleh suatu penyakit. Setelah bertahun-tahun diabetes melitus dapat merusak jaringan tubuh. Komplikasi ini terjadi apabila penderita tidak mengontrol kadar darahnya secara cermat dan disiplin. Komplikasi akan semakin mudah terjadi apabila penderita seorang perokok. Pada umumnya merokok dapat menimbulkan berbagai komplikasi sebagai berikut.
Diabetes melitus dapat berpengaruh pada organ mata dengan berbagai masalah yang dirasakan, mulai pandangan mata mulai kabur meskipun hanya berlangsung sementara, hingga keluhan yang lebih parah, misalnya munculnya kerusakan pada organ mata (kebutaan). Beberapa komplikasi diabetes melitus pada organ mata sebagai berikut.
Penderita diabetes melitus yang mendapatkan pengobatan berupa suntikan insulin, mungkin akan merasakan pandangannya mengabur. bola mata mempunyai permukaan dengan tiga lapisan, Antara lain sklera yang menjadi lapisan terluar dan keras. Lapisan sklera berwarna putih. Lapisan di bawahnya disebut koroid, merupakan tempat berkumpulnya pembuluh darah. Lapisan paling dalam yaitu retina yang berisi sel-sel yang peka cahaya dan pembuluh-pembuluh darah.
Hal ini terjadi karena pada waktu insulin masuk dalam aliran darah akan menurunkan gula darah dengan cepat, lensa mata mengalami dehidrasi yang disebabkan sejumlah cairan mata keluar. Peristiwa ini menyebabkan pandangan mata agak kabur. Biasanya keluhan ini hanya bersifat sementara dan akan hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan.
komplikasi mata penderita DM, proses dan pengobatannya
sehingga cairan mengumpul pada permukaan retina. Kebocoran ini menyebabkan burul Retinopati merupakan kerusakan akibat pengaruh diabetes pada mata yang menyerang lapisan retina. Retina merupakan bagian mata yang penting karena pada bagian tersebut terletak bintik mata, tempat jatuhnya bayangan benda yang masuk melalui lensa. Pada daerah tersebut juga terdapat pembuluh pembuluh darah yang memasok glukosa dan nutrisi lain yang diperlukan sel-sel mata.

Pada penderita diabetes melitus, pembuluh-pembuluh darah tersebut mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut kemungkinan disebabkan terbentuknya jenis gula lain pada Binding pembuluh darah, dan membuat pembuluh darah tersebut melemah. Setelah itu, muncul lepuh-lepuh kecil yang akan pecah dan mengakibatkan pendarahan. Bahkan, seringkali terjadi kebocoran pada pembuluh darah tersebut,
Gangguan akibat diabetes ini dapat ditanggulangi dengan pengobatan menggunakan sinar laser. Sinar laser diarahkan pada bagian daerah pinggir tipis retina, untuk membersihkan gumpalan akibat pembuluh darah yang pecah serta mencegah penyakit baru. Semakin cepat komplikasi ini diobati, semakin baik pula hasilnya.

Mengenal Suntik Insulin Pada Pengobatan Diabetes.

Cara penanganan diabetes dengan suntik insulin pada DM tipe 1 dan tipe 2.
Terapi sekunder dilakukan menggunakan obat antidiabetika dan cangkok pankreas. Apabila penderita diabetes melitus telah melakukan langkah-langkah dalam terapi primer namun kadar gula darahnya masih tetap tinggi, perlu melakukan terapi sekunder, yang mencakup konsumsi obat-obatan anti-dabetika dan cangkok pankreas. Obat antidiabetika pertama yang ditemukan yaitu insulin pada tahun 1921. Insulin pernah diberikan melaui mulut atau juga lewat bagian lain.. Akan tetapi, insulin hanya dapat efektif apabila diberikan melalui suntikan. Hal ini karena insulin akan rusak apabila memasuki saluran pencernaan. Dengan demikian akin mengurangi efek kerja insulin.
suntik insulin pada pengobatan diabetes (DM)

Semua penderita diabetes melitus tipe I membutuhkan insulin. Penderita diabetes melitus tipe 2 juga membutuhkan insulin apabila kadar darahnya tetap tinggi setelah mengikuti pengobatan primer. Oleh karena insulin harus diberikan dengan cara menyuntikkannya agar mendapatkan efek yang baik, perlu pula diperhatikan bagian tubuh yang baik untuk menyuntikkan insulin.
Bagian tubuh yang dapat digunakan untuk menyuntikkan insulin yaitu kaki bagian atas dan perut. Apabila ingin menyuntikkan insulin jangka panjang, bagian tubuh yang baik yaitu bagian kaki atas. Akan tetapi apabila ingin menyuntikkan insulin jangka pendek sebaiknya insulin tersebut disuntikkan di perut. Meskipun penderita dapat menyuntikkan insulin sesuai dengan kebutuhan akan tetapi disarankan agar tidak menyuntikkan insulin pada tempat yang sama secara terus-menerus. Hal ini karena menyuntikkan insulin selalu pada tempat sama dalam waktu yang lama dapat menimbulkan benjolan yang akan mernpengaruhi kelancaran penyerapan insulin.

Seberapa Penting Penyuluhan Bagi Penderita Diabetes

Penyuluhan kesehatan berupa materi dan juga leaflet sangat bermanfaat bagi penderita diabetes melitus (DM) untuk menjaga diet dan kadar darah dalam tubuhnya. Maka memang penyuluhan itu begitu penting karena tidak semua penderita tau dan sadar bagaimana cara merawat diri agar sehat.
Penyuluhan kesehatan harus Sering diberikan oleh dokter atau perawat kepada para penderita diabetes melitus. Penyuluhan tersebut meliputi beberapa hal, antara lain pengetahuan mengenai perlunya diet ketat, latihan fisik, minum obat, serta pengetahuan mengenai komplikasi, pencegahan, maupun perawatannya. Penyuluhan dapat diberikan secara langsung baik perseorangan maupun kelompok, ataupun melalui selebaran dan poster.
pentingnya materi penyuluhan kesehatan bagi penderita Diabetes DM

Penyuluhan ini juga dapat dilakukan antarpenderita diabetes sendiri untuk berbagi pengalaman mengenai segala hal tenting penyakit yang mereka derita. Selain dapat memperoleh informasi lebih tenting penyakit mereka, melalui cara ini mereka juga dapat berbagi rasa serta Saling memberikan dukungan moral maupun spiritual. Dengan demikian melalui cara ini pula dapat membangkitkan semangat hidup dan memberikan kemandirian dalam merawat diri mereka sendiri.

Cara Perawatan Pada Anak Dengan Penyakit Diabetes Mellitus (DM)

Mari kita mengenal petunjuk perawatan dan cara mengatasi masalah anak yang telah menjadi penderita DM, memang anak sangatlah sulit untuk diatur bahkan lebih susah dari orang dewasa, kesulitannya bisa dua kalinya. Sebelum memulai lebih jauh maka anda harus tau dulu hambatan-hambatannya, 
Kesulitan-kesulitan penanganan diabetes pada anak-anak  yang sering ditemui adalah :
  • Susah makan
  • Menyukai gula atau permen yang berlebihan
  • Sulit dilakukan cek darah karena kebanyakan anak akan takut dengan jarum dan darah
  • Suka bermain tanpa terjadwal, lupa waktu dan kecapekan.
cara merawat anak dengan diabetes melitus / DM
Untuk mengatasi masalah kesulitan pelik diatas, sangat dibutuhkan bimbingan dalam membesarkan hati mereka agar dapat berlaku disiplin dalam mengendalikan penyakit mereka. Kadar glukosa pada usia anak-anak cenderung lebih cepat turun dibanding orang dewasa. Hal ini karena anak-anak. cenderung aktif bergerak, lincah, dan dinamis. Oleh karena itu, sulit mengenali gejala menurunnya kadar gula darahnya. Selain itu biasanya apabila anak-anak telah merasa asyik bermain, tidak merasakan perubahan kondisi tubuhnya. Anak-anak akan terus bermain dan tidak menyadari jika kadar darahnya menjadi sangat rendah dan tiba-tiba lemas atau bahkan pingsan.

Salah satu cara untuk menanggulangi hat ini antara lain dengan selalu menyediakan glukagon Berta makanan yang mengandung karbohidrat dan minuman manis. Cara penanggulangan yang paling balk yaitu dengan memberikan bimbingan dan mengajaknya berbagi dengan penderita diabetes lain sehingga mereka akan berbesar hati menerima kondisinya dan dapat merawat diri mereka sendiri. Ajaklah selalu berkomunikasi dan diberi pengertian tentang pentingnya menjaga makanan agar terhindar dari hipoglikemia dan komplikasi diabetes melitus.
Apabila dalam suatu keluarga mempunyai anak-anak lain yang tidak menderita diabetes beri Dula penjelasan mengenai diabetes melitus yang diderita anggota keluarga lain. Hal ini bertujuan mengantisipasi munculnya kecemburuan atas perhatian lebih pada anak yang menderita diabetes melitus.

Mungkinkah Usia Anak-Anak Terkena Penyakit Diabetes Mellitus (DM)

Ulasan artikel membahas tentang pengertian penyakit diabetes pada anak usia kecil SD, dan SMP, Kesulitan yang sering terjadi pada penanganan diabetes anak, mungkinkah itu terjadi, mari kita baca bersama disini!
Penderita diabetes melitus yang bergantung pada insulin kebanyakan berusia antara 11 hingga 13 tahun. Jarang anak-anak yang berusia balita menderita diabetes melitus, meskippun pada beberapa kasus juga ditemukan bagi yang menderita diabetes melitus beberapa hari setelah dilahirkan.
Seperti halnya penyakit-penyakit yang lain, diabetes melitus yang menjangkiti anak-anak lebih sulit dikendalikan karena anak-anak sangat suka bermain dan sangat susah menjaga makanan maupun minumannya. Oleh karena itu, dibutuhkan perhatian lebih besar dari orang tuanya agar dapat mengendalikan kadar gula dalam darahnya. Dengan harapan, dapat terhindar dari serangan hipoglikemia dan komplikasi diabetes melitus karena kadar gula darah yang tinggi. Seiring dengan tingkat kedewasaan anak, anak dapat dibiasakan untuk hidup teratur menyesuaikan pola hidup penderita diabetes melitus.
pengertian dan babhaya diabetes (dm) pada usia anak kecil
Anak-anak pada umumnya sulit menerima keharusan memeriksa darah maupun urine. Selain rutinitas tersebut menjemukan dan tidak sesuai bagi jiwa anak-anak, tes darah akan menimbulkan rasa sakit bagi anak-anak. Oleh karena itu, anak-anak dianjurkan lebih sering melakukan tes urine dibanding tes darah. Meskipun demikian jiwa anak-anak yang cenderung ingin bergerak bebas akan merasa tertekan dengan kondisi mereka yang berbeda dari teman-temannya. jiwa mereka akan cenderung memberontak karena harus sering melakukan hal sama setup waktu.
Selain itu, anak-anak juga memiliki pola makan yang sangat tidak teratur. Suatu saat mereka sangat susah memasukkan makanannya ke dalam mulut, tetapi suatu saat anak-anak tersebut sangat suka sekali makan terutama yang manis-manis. Mereka tak segan-segan mengambil makanan-makanan manis misalnya cokelat maupun permen secara diam-diam.Tentunya hal ini sangat berbahaya bagi pengendalian kandungan gula darahnya. 

Prosedur Pertolongan Pertama Pada Orang Dengan Gejala Hipoglikemia

Mengenal bagaimana cara menolong seseorang yang mengalami hipoglikemia atau kekurangan kadar gula di dalam tubuhnya baik dalam taraf ringan maupun berat. mari kita ulas bersama di artikel ini.
Gejala-gejala tersebut dapat ditanggulangi dengan mudah, yaitu cukup memberikan segelas minuman jeruk atau minuman manis lain. Selain itu dapat pula dengan memberinya makanan manis maupun kue yang mengandung karbohidrat. Dengan demikian disarankan kepada penderita diabetes terutama yang menggunakan insulin untuk selalu membawa kue maupun makanan manis ketika bepergian.
Akan tetapi ada pula kondisi hipoglikemia yang lebih berat. Dalam keadaan ini gula darah turun dengan cepat dan tiba-tiba. Penderita tidak sempat melakukan tindakan sehingga tiba-tiba tak sadarkan diri (pingsan). Biasanya hal ini terjadi pada penderita yang sudah lama sekali menggunakan insulin selama hidupnya (sekitar 15-20 tahun), sehingga tubuh tidak memiliki peringatan yang pasti tentang tanda-tanda munculnya hipoglikemia.
Apabila penderita mengalami keadaan demikian dapat dilakukan pertolongan dengan memberinya suntikan hormon glukagon. Selain itu dapat pula diberikan jell gula yang disemprotkan ke mulct atau digosokkan pada gusi setelah penderita sadar.
Hipoglikemia dapat dihindari dengan menjaga agar kadar gula darah tetap tinggi. Akan tetapi kadar gula darah yang tinggi mengakibatkan peningkatan risiko terjadinya komplikasi diabetes. Dengan demikian dibutuhkan keseimbangan gula darah agar terhindar dari risiko hipoglikemia yang akan muncul terutama pada pengguna insulin Berta risiko munculnya komplikasi diabetes melitus yang membahayakan.
Dari ulasan di atas maka sudah jelaslah cara apa saja yang bisa dilakukan untuk memberikan pertolongan bagi orang yang mengalami hipoglikemia. Bahaya karena pertolongan yang tidak cept akan berakibat buruk bagi kondisi kesehatannya dan akan berakibat pada kematian juga. Jadi mari kita belajar untuk tau kesehatan masing-masing.

Faktor-Faktor Penyebab dan Gejala Jika Mengalami Hipoglikemia


Faktor-Faktor Penyebab dan Gejala Jika Mengalami Hipoglikemia.
Hipoglikemia merupakan kondisi menurunnya kadar gula darah di bawah kisaran normal 35 mg%. Penderita diabetes yang mengalami kondisi hipoglikemia biasannya terdapat pada penderita diabetes yang menerima suntikan insulin sebagai pengobatannya. Akan tetapi kondisi hipoglikemia juga dapat terjadi karena beberapa sebab sebagai berikut.

  • Makan terlambat dari biasanya setelah menyuntikkan insulin. Kondisi ini dapat diatasi dengan memakan sepotong kue dengan segera agar tubuh memiliki asupan gula sesegera mungkin.
  • Kerja fisik atau olahraga yang berat.
  • Baru sembuh dari sakit atau sesudah melahirkan.
  • Overdoses obat (penggunaan obat melebihi doses yang dianjurkan) atau penggunaan obat dengan doses yang salah.
  • Meminum alkohol, karena alkohol dapat merusak organ hate yang berperan dalam mengubah kelebihan glukosa menjadi glukagon (gula otot) dan sebaliknya.


Orang yang menderita hipoglikemia menunjukkan gejala yang berbeda beda, tetapi pada umumnya memiliki tanda-tanda sebagai berikut. 

  1. Stadium parasimpatik, berupa munculnya rasa lapar, mual, dan tekanan darah turun.
  2. Stadium gangguan otak ringan, pada stadium ini menunjukkan gejala lemah, lesu, sulit bicara, sulit menghitung meskipun hanya berupa hitungan sangat sederhana.
  3. Stadium simpatik, ditandai dengan munculnya keringat dingin, muka pucat, dan gemetar.
  4. Stadium gangguan otak berat, apabila penderita tak sadarkan diri (pingsan atau bahkan koma).
Nah berikut adalah penjelasan mengenai apa saja sebenarnya faktor penyebab hipoglikemia pada manusia sehat, dan juga gejala yang biasanya terlihat pada orang yang mengalami hipoglikemia. Kami akan jelaskan lebih lanjut mengenai cara mengatasi atau pertolongan pertama pada kejadian hipoglikemia.

Saran dan Petunjuk Olahraga Bagi Penderita DM Diabetes Melitus

Bagaimana petunjuk cara olahraga bagi penderita diabetes DM / kencing gula yang baik, benar dan disarankan.
Semua penderita diabetes melitus dianjurkan melakukan latihan fisik atau berolah raga secara teratur setiap harinya selama lebih kurang 20 menit.Olahraga yang dilakukan cukup berupa olahraga ringan namun harus dilakukan secara rutin. Latihan fisik ini dilakukan sekitar 1,5 jam sesudah makan. Bagi penderita diabetes melitus yang mengalami obesitas (kelebihan berat badan), dianjurkan untuk melakukan latihan fisik sedikit lebih berat. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar dapat menurunkan berat badannya menjadi normal (ideal).
petunjuk olahraga yang baik dan benar bagi penderita kencing gula (DM)
Dengan melakukan latihan fisik secara teratur dan berkesinambungan, diharapkan dapat menurunkan kadar glukosa darah. Namun tidak sennua penderita dapat melakukan latihan fisik tanpa adanya risiko. Hanya penderita diabetes melitus tipe 2 yang masih ringan dapat melakukan olahraga dengan aman. Selain memperoleh kebugaran tubuh, berolahraga dapat pula membuang kelebihan kalori maupun lemak dalam tubuh. Dengan demikian dapat mencegah kegemukan, mengontrol kadar gula darah, mengurangi ketergantungan pada obat atau insulin, Serta dapat mengurangi kandungan lemak pada orang yang kegemukan. Berolahraga dapat pula mencegah terjadinya gejala diabetes melitus dini bagi orang-orang yang berisiko tinggi menderita diabetes melitus, misalnya orang dalam keadaan obesitas.

Latihan fisik yang baik bagi penderita diabetes melitus yaitu aerobik. Aerobik merupakan kegiatan fisik yang terus-menerus dalam jangka waktu cukup lama. Latihan ini rutin dilakukan selama lebih kurang 3-5 kali seminggu selama lebih kurang 50- 60 menit. Sebelum latihan sebaiknya dilakukan pemanasan (warming-tip). Setelah latihan juga perlu dilakukan pendinginan (cooling down).

Apa sih 3J ? (Jumlah Makanan, Jadwal Makanan dan Jenis Makanan) Bagi Penderita Diabetes (DM)

Artikel dari terapi diabetes dengan jalan diet mkanan. Apa sebenarnya penertian dari 3 J (Jumlah Makanan, Jadwal Makanan dan Jenis Makanan) Bagi Penderita Diabetes (DM). Jadi sbeenarnya yang dimaksut dengan 3 J tersebut adalah :
  1. Jumlah makanan harus diseimbangkan dan disesuaikan dengan jumlah kalori yang dibutuhkan penderita setiap harinya. Kebutuhan ini disesuaikan secara perseorangan berdasarkan berat penderita DM, jenis kelamin, umur, cara hidup, dan aktivitas sehari-hari (pekerjaan fisik atau karyawan Kantor). Kebutuhan kalori berdasarkan usia misalnya usia 20-35 laki-laki membutuhkan 2300 dan wanita 1800, semakin ke atas maka kebutuhannya semakin berkurang pada aktifitas normal.
  2. Jadwal makan atau frekuensi makan. Pada umumnya orang memiliki 6 porsi makan, yaitu 3 porsi besar dan 3 porsi kecil. Pengelompokan ini berdasarkan jumlah kalori pada makanan tersebut. Hal ini dilakukan agar kalori yang dibutuhkan dapat tercukupi secara merata setiap harinya. Di camping itu penjadwalan yang dilakukan dengan disiplin waktu dapat membantu pankreas mengeluarkan insulin secara rutin pula. Dengan demikian terhindar dari kenaikan kadar gula yang melonjak.
  3. Jenis makanan atau komposisi asupan diet yang dibutuhkan dan dianjurkan bagi penderita diabetes melitus. Jenis makanan bagi penderita diabetes melitus ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan jenis makanan orang sehat yaitu terdiri dari sumber karbohidrat, protein, dan lemak yang akan dijelaskan pada ulasan di bawah ini.
cara terapi penderita diabetes dengan diet

Akan tetapi pada penderita diabetes melitus disarankan untuk memenuhi Kebutuhan makanannya berdasarkan komposisi sebagai berikut:
  • Dua perlima bagian makanan mengandung karbohidrat terutama dari karbohidrat berserat tinggi misalnya kentang.
  • Dua perlima bagian makanan dipenuhi dengan sayuran berserat maupun buah-buahan.
  • Seperlima bagian yang lain sebaiknya dipenuhi dengan makanan yang mengandung protein misalnya daging, ikan,telur, dan kacang-kacangan.
Dengan proporsi makanan tersebut diharapkan penderita diabetes dapat mengendalikan kadar gula darahnya agar dapat selalu dalam kisaran normal.

          Apa Itu Program CRIPE yaitu Continous, Rhythmical, Interval, Progressive, dan Endurance training Pada Penderita Diabetes

          Latihan jasmani sebaiknya dilakukan sesuai program CRIPE yaitu Continous, Rhythmical, Interval, Progressive, dan Endurance training pada penderita gula darah (DM). Lantas apa sebenarnya pengertian dari CRIPE di atas?
          Program tersebut mempunyai maksud sebagai berikut.
          1. Continous, latihan yang dilakukan harus terns-menerus (berkelanjutan) selama 50-60 menit tanpa berhenti.
          2. Rhythmical, latihan dilakukan secara berirama dan teratur, tidak asal-asalan.
          3. Interval, latihan yang dilakukan sebaiknya dilaksanakan secara berselang-seling, kadang cepat, tetapi kadang juga lambat tetapi tanpa berhenti. Misalnya jalan cepat, kadang berlari, kemudian jalan cepat lagi.
          4. Progressive, Arti dari tahap ini adalah latihan dilakukan secara bertahap dengan beban latihan ditingkatkan secara perlahan-lahan.
          5. Endurance, merupakan latihan ketahanan, untuk meningkatkan kesegaran jantung dan pembuluh darah penderita.
          Selama latihan denyut nadi harus mencapai zona latihan. Zona latihan yaitu denyut nadi yang harus dicapai selama latihan. Hal ini dapat digunakan untuk menandai bahwa latihan yang dilakukan balk atau belum. Cara menghitung denyut nadi yaitu dengan meraba pergelangan tangan search ibu jari.
          penertian program CRIPE bagi DM / Kencing manis

          Cara mengetahui latihan yang dilakukan telah mencapai zona latihan atau belum dapat dilakukan mmelalui rumus berikut.
          Zona latihan = 70 - 85% denyut nadi maksimal
          Denyut nadi maksimal = 220 - umur
          Latihan aerobik yang cocok dilakukan oleh penderita diabetes yaitu berlari santai (jogging), berjalan kaki, bersepeda, dan berenang. Olahraga sebaiknya dihentikan jika kadar glukosa meningkat sangat tinggi. Bagi penderita yang menggunakan insulin sebaiknya mengecek kadar gula darahnya sebelum dan sesudah melakukan latihan.

          5 Tips Jitu Terapi Menurunkan Gula Darah Dengan Kontrol Makanan

          Secara garis besar, jenis makanan yang dapat dikonsumsi penderita diabetes Dan  Berikut ini kami berikan juga tips jitu untuk terapi makanan pada penderita gula darah yang tidak terkontrol maka perhatikan tips berikut ini.
          a. Mengonsumsi jenis Karbohidrat yang Tepat
          Karbohidrat merupakan makanan sumber tenaga terbesar, yaitu mencapai ±68% dari total tenaga (kalori) yang dibutuhkan. Karbohidrat dapat dibedakan menjadi dua yaitu karbohidrat yang banyak mengandung gula dan karbohidrat yang banyak mengandung tepung.
          Karbohidrat yang banyak mengandung gula terutama terdapat pada gula (gula pasir,gula jawa,gula merah, dan gula batu), cokelat, bolu manis, minuman bersoda, dan puding. Makanan-makanan tersebut akan masuk ke dalam aliran darah dengan cepat, sehingga dapat menaikkan kadar gula darah secara tiba-tiba. Oleh karena itu makanan-makanan sumber karbohidrat jenis ini harus dihindari para penderita diabetes. Apabila para penderita diabetes ingin menikmati rasa manis, dapat mengganti gula dengan pemanis buatan seperti sakarin, siklamat, dan aspartam ke dalam makanan maupun minumannya.
          Karbohidrat yang banyak mengandung zat tepung terdapat pada roti, kentang, nasi, biji-bijian (cereal), dan buah. Kandungan gula pada makanan tersebut sangat rendah dan merupakan sumber energi yang baik. Oleh karena itu, penderita diabetes dianjurkan mengonsumsi karbohidrat yang banyak mengandung zat tepung.

          b. Mengonsumsi Lemak yang Tepat
          Lemak merupakan makanan yang diperlukan tubuh sebagai sumber tenaga sebesar 20% dari kebutuhan tenaga total. Lemak dibedakan menjadi dua yaitu lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Lemak jenuh terdapat dalam tubuh hewan. Oleh karena itu jenis lemak ini juga sering disebut dengan lemak hewani, misalnya daging berlemak, susu, dan mentega. jenis-jenis makanan yang mengandung lemak jenuh tidak balk bagi kesehatan karena dapat mengendap dalam pembuluh darah dan menyebabkan gangguan dalam sistem sirkulasi darah. Bukan hanya penderita diabetes yang harus menghindari makanan-makanan ini, tetapi orang sehat pun dianjurkan untuk menghindari mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung lemak jenuh.
          Lemak tak jenuh merupakan jenis lemak yang balk untuk kesehatan. Hal ini karena minyak tak jenuh dapat digunakan sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan zat yang menghambat proses pengeringan atau pemadatan lemak (proses oksidasi). Pemadatan maupun pengeringan lemak dapat menyebabkan aterosklerosis (pengendapan lemak dalam pembuluh darah). Dengan demikian penggunaan lemak tak jenuh dapat menghindari terjadinya aterosklerosis. Lemak tak jenuh juga dibagi menjadi dua yaitu lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda.
          I) Lemak tak jenuh tunggal, misalnya terdapat pada minyak zaitun dan minyak lobak.
          2) Lemak tak jenuh ganda ditemukan dalam minyak bunga matahari, minyak sayuran, dan minyak jagung. Meskipun lemak-lemak tersebut baik bagi kesehatan, namun penderita diabetes melitus diharapkan hanya mengonsumsinya dalam jumlah kecil saja.

          c. Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat
          Bagi penderita diabetes, dianjurkan mengonsumsi ±60 g serat setiap harinya. Serat penting bagi tubuh karena serat pada umumnya tidak terserap tubuh (penyerapan lambat). Dengan demikian dengan adanya serat, penyerapan gula makanan juga menjadi lambat. Serat juga dapat dibedakan menjadi dua yaitu serat yang larut dalam air dan serat yang tidak dapat larut dalam air. Serat yang larut dalam air akan diserap tubuh dalam jangka waktu yang cukup lama. Serat yang larut dalam air dapat digunakan untuk mengontrol kadar gula dalam darah serta mengendalikan kolesterol tubuh. Makanan yang mengandung serat yang larut dalam air yaitu bubur kacang hijau dan buncis.
          Sementara itu, serat yang tidak larut dalam air tidak diserap tubuh. Serat ini akan dibuang dalam bentuk leotoran padat. Dengan demikian serat yang tak larut dalam air dapat pula berfungsi sebagai pembersih usus. Serat ini sangat bermanfaat bagi sayuran pencernaan karena dapat menghindari penyakit-penyakit usus seperti kanker usus. Manfaat lain yang dapat diperoleh dengan banyak mengonsumsi serat yang tak larut ini di antaranya dapat dijadikan sebagai pelangsing tubuh alami.
          Beberapa makanan yang mengandung serat yang tak larut dalam air antara lain, sayuran, buah-buahan tanpa kulit, tepung terigu, dan beras

          d. Mengonsumsi Protein yang Tepat
          Protein merupakan sumber- kalori tubuh sebesar 12% dari total kalori yang dibutuhkan tubuh. Protein merupakan zat yang penting bagi tubuh agar tubuh dapat memperbaild jaringan yang rusalc Selain itu, protein juga berfungsi untuk per-tumbuhan terutama pada masa kanak-kanak. Protein juga dapat dikelompokkan menjadi dua berdasarkan asalnya, yaitu protein yang berasal dari hewan misalnya daging dan susu dan disebut sebagai protein hewani. Protein yang berasal dari tumbuhan misalnya kacang-kacangan disebut protein nabati.

          e. Menghindari Konsumsi Garam
          Terlalu banyak konsumsi garam tidak hanya dilarang bagi penderita diabetes, melainkan bagi siapa pun yang tidak ingin terkena darah tinggi. Garam hanya diperlukan dalam porsi yang sangat terbatas.

          Terapi Penyembuhan Tanpa Obat Untuk Penderita Diabetes (DM)

          Jenis terapi tanpa obat untuk penderita diabetes dibagi 2, apa saja Pengertian terapi primer dan sekunder, dan juga kelebihan dan kekurangannya.
          Sebenarnya,tidak ada obat yang pasti untuk dapat menyembuhkan penyakit diabetes melitus. Akan tetapi, terapi (pengobatan) yang dilakukan bertujuan untuk mengendalikan kadar gula dalam darah sehingga penderita tidak mengalami gangguan berupa rasa sakit. Selain itu, terapi juga bertujuan agar tidak terjadi komplikasi yaitu terjadinya kerusakan pada organ-organ dalam tubuh.
          Pada umumnya terapi yang dilakukan dibagi menjadi dua yaitu terapi primer dan terapi sekunder. Terapi primer dilakukan melalui pengaturan diet, olahraga,dan penyuluhan kesehatan.Sementara itu,terapi sekunder dilakukan melalui penggunaan obat antidiabetika serta cangkok pankreas.
          Terapi ini dilakukan tanpa menggunakan obat-obatan maupun bahan bahan kimia. Seperti yang telah diuraikan di atas, terapi primer dijalankan melalui pengaturan diet, olahraga, dan penyuluhan kesehatan.
          terapi tanpa obat bagi penderita DM / kencing manis
          Penderita diabetes merupakan orang yang mempunyai masalah pada pengaturan kadar gula dalam tubuhnya. Oleh karena itu, terapi yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut salah satunya melalui pengaturan asupan gula. Penderita diabetes pada zaman dahulu umumnya dilarang mengonsumsi makanan yang mengandung gula maupun karbohidrat, misalnya nasi dan roti,tetapi bebas mengonsumsi protein dan lemak. Hal ini merupakan kesalahan yang bestir. Meskipun penderita tidak mengonsumsi karbohidrat dan menggantinya dengan protein dan lemak, tetapi justru bahan makanan tersebut dapat memicu munculnya sindroma metabolik. Sindroma metabolik merupakan awal

          Kapan Sebaiknya Penderita Diabetes (DM) Harus Sering Memeriksakan Kadar Gula Darahnya

          Kapan sebaiknya kita melakukan pemeriksaan diabetes melitus (DM) dan apa yang harus dilakukan ketika kadar gula darah kita rendah atau tinggi.
          Tes untuk mengetahui kadar gula darah ini tidak cukup hanya dilakukan satu kali. Penderita harus sering memeriksa kandungan gulkosa dalam darahnya untuk pengendalian dan perawatan diabetes. Apabila kondisi tubuh baik, tes dapat dilakukan seminggu sekali. Apabila penderita mendapatkan pengobatan menggunakan suntikan insulin, tes kandungan gula darah dapat dilakukan sebelum makan dan sebelum tidur. Pemeriksaan kadar gula darah harus dilakukan lebih sering apabila penderita berada dalam kondisi sebagai berikut.
          1. Sedang sakit.
          2. Wanita yang akan merencanakan kehamilan.
          3. Melakukan olahraga berat (kerja fisik yang berat).
          kapan sebaiknya tes diabetes / gula darah.

          Sebaiknya hasil yang diperoleh dicatat dalam sebuah catatan khusus. Dengan demikian penderita dapat menentukan perawatan lanjutan yang sesuai. Apabila hasil tes menunjukkan kadar glukosa yang rendah, terlebih dahulu dipastikan pada waktu apa kadar glukosa penderita rendah. Setelah itu, penderita dapat menentukan salah satu dari tiga langkah sebagai berikut.
          1. Menambahkan karbohidrat dalam dietnya sebanyak ± 10 gram (porsi ekstra) pada waktu makan atau segera sebelum terjadi keadaan glukosa darah rendah.
          2. Mengurangi aktivitas fisik yang banyak menguras tenaga.
          3. Apabila penderita menggunakan insulin, sebaiknya dosis insulin dikurangi.

          Berbeda halnya jika hasil tes menunjukkan kadar glukosa yang tinggi melebihi batas normal, penderita juga harus memperhatikan saat-saat biasanya kadar glukosa mulai naik dan melakukan hal-hal sebagai berikut.
          1. Mengurangi karbohidrat sebanyak 10 gram.
          2. Meningkatkan kegiatan olahraga.
          3. Meningkatkan dosis insulin pada penderita yang menggunakan suntikan insulin.
          4. Terapi Diabetes melitus

          Apa Sih Pengertian Dari Tes Urine Glukosa, Keton dan Glikoprotein?

          Belajar mengenal pengertian tes urine (glukosa, keton dan juga glikoprotein pada penderita DM.
          Pada dasarnya tes ini digunakan untuk melihat kadar gula dalam urine tubuh penderita diabetes, kira-kira tes apa saja yang dilakukan dan dibutuhkan dalam pemeriksaan diabetes, mari kita bahas mulai dari tes glukosa, tes keton dan terakhir tes glikoprotein.
          penertian tes urine keton, glikoprotein dan keton

          1. Tes Glukosa
          Selain menggunakan tes darah tes urine juga bisa dilakukan untuk mengetahui kadar gula seseorang, namun ditilik dari kevalidan maka tes ini memang kurang begitu valid karena hal ini berkaitan dengan kualitas ginjal penderita. Oleh karena itu tes ini harus dipastikan dulu dengan menggunakan tes darah. Tanda urine yang mengandung gula yaitu dengan menunjukkan warna merah bata setelah direaksikan dengan reagen. 

          2. Tes Keton
          Keton adalah senyawa kimia yang dihasilkan tubuh, apabila tubuh melakukan pemecahan senyawa lemak. Pada penderita DM gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel. Oleh karena itu tubuh berusaha memenuhi kebutuhan tenaga melalui banyak makan atau dengan memecah cadangan lemak yang berada dalam tubuh. Tubuh berusaha memenuhi kebutuhan tenaga lebih banyak makan atau dengan memecah cadangan ;lemak dalam tubuh. Pemecahan lemak yang dilakukan juga dapat menghasilkan glukosa yang diperlukan tubuh serta hasil sampingan. Hasil sampingan inilah yang sebenarnya disebut sebagai keton.

          3. Tes Glikoprotein
          Pada umumnya protein dalam tubuh memiliki glukosa yang terikat padanya. Semakin tinggi kadar glikoptotein semakin tinggi juga kadar glukosanya. Akan tetapi tes ini lebih rumit dan akan membutuhkan banyak tenaga ahli. 

          Mengenal Pengertian Polidipsi, Poliuri dan Poliphagi Sebagai Tanda Bahay Diabetes

          Perbandingan jumlah penderiita diabetes antara laki-laki dan perempuan dan mengenal gejala DM dan istilahnya.
          Pada penelitian itu, ditemukan rata-rata wanita penderita obesitas lebih bugar dan fit dibanding penderita. laki-laki. Dilaporkan pula bahwa 59 persen laki-laki obesitas memiliki gejala awal diabetes atau bahkan positif diabetes. Sementara itu kaum perempuan hanya sekitar 35 persen saja. Biasanya, penderita yang telah menunjukkan gejala awal diabetes juga menderita sindroma metabolik yang lain antara lain hipertensi dan dislipidemia.
          Meskipun pada umumnya diabetes tipe 2 disebabkan adanya sindroma metabolik yang terjadi karena gaya hidup yang mewah, ternyata terdapat pula diabetes yang disebabkan karena malnutrisi. Diabetes yang disebabkan oleh kondisi malnutrisi ini masih dalam penelitian yang dilakukan pada masyarakat Afrika.
          Pengertian Polidipsi, Poliuri dan Poliphagi pada diabetes
          Secara umum, sindroma metabolik memiliki tanda-tanda sebagai berikut.
          Kadar gula darah > 120 mg%.

          1. Menderita obesitas.
          2. Kadar HDL <40 mg/dl.
          3. Kadar Trigliserida > 200 mg/dl.
          4. Hypertensi (tekanan darah tinggi yaitu > 130/90).

          Gejala Diabetes melitus
          Seperti halnya penyakit maupun kelainan badan lainnya, diabetes melitus juga mempunyai tanda maupun gejala yang dapat diamati secara langsung (tanpa memerlukan cek lab terlebih dahulu). Dengan demikian, penderita dapat dengan mudah melihat adanya kelainan maupun masuknya penyakit dalam tubuhnya terutama yang baerkaitan dengan diabetes melitus. Gejala klasik penyakit diabetes melitus dikenal dengan istilah trio-P, yaitu meliputi Poliuri (banyak kencing), Polidipsi (banyak minum), dan Poliphogi (banyak makan).
          1. Poliuri (banyak kencing), merupakan gejala umum pada penderita DM. Biasanya banyaknya air kencing ini disebabkan  gula dalam darah (glukosa) yang terlalu banyak, sehingga akan membuat tubuh  harus segera mengeluarkan kelebihan gula tersebut melalui ginjal bersama urine (air kencing). Gejala ini terutama muncul pada malam hari, yaitu saat kadar gula dalam darah relatif lebih tinggi daripada malam hari.
          2. Polidipsi (banyak minum), merupakan akibat reaksi tubuh karena banyak mengeluarkan urine. Gejala ini sebenarnya merupakan usaha tubuh untuk menghindari kekurangan cairan (dehidrasi). Oleh karena tubuh banyak mengeluarkan air (dalam bentuk urine), secara otomatis menimbulkan rasa haus untuk mengganti cairan yang keluar. Selama kadar gula dalam darah belum terkontrol balk, akan timbul terus keinginan untuk terus-menerus minum. Sebaliknya minum yang banyak akan terus menimbulkan keinginan untuk selalu kencing. Dua hal ini merupakan serangkaian sebab akibat yang akan terus terjadi selagi tubuh belum dapat mengendalikan kadar gula dalam darahnya.
          3. Poliphagi (banyak makan), merupakan gejala lain yang dapat diamati. Terjadinya gejala ini, disebabkan oleh berkurangnya cadangan gula dalam tubuh meskipun kadar gula dalam darah tinggi. Oleh karena ketidakmampuan insulin dalam menyalurkan gula sebagai sumber tenaga dalam tubuh, membuat tubuh merasa lemas seperti kurang tenaga.

          Mengenal Apa Pengertian Sindroma Metabolisme

          Apakah Pengertian sindroma metabolisme itu dan bagaimana prosesnya?
          Seiring dengan peningkatan kualitas hidup manusia, terjadi pula pergeseran-pergeseran terutama pada pola hidup. Pergeseran pola hidup ini juga diikuti dengan perubahan pola makan, baik dilihat dari komposisi menu maupun intensitas makan. Kebanyakan di antara mereka mengubah menu makanan yang semula kaya akan serat dalam sayur-sayuran, berubah menjadi menu makanan yang kaya protein dan lemak. Dengan demikian, asupan gizi yang mereka peroleh didominasi oleh lemak yang bisa dibilang sangat berlebihan, sedangkan asupan vitamin dan serat menjadi sangat kurang.pergeseran pola hidup ini juga rnembawa dampak dalam bidang kesehatan.Banyak penyakit-penyakit yang dahulu banyak disebabkan oleh infeksi berubah menjadi aneka  penyakit yang diakibatkan oleh ketidaksesuaian metabolisme. Penyakit-penyakit ini dikenal juga dengan sebutan Sindroma Metabolisme.
          Pengertian sindroma metabolisme, diabetes salah satu akibatnya
          Jadi pengertian sindroma metabolisme adalah penyakit yang disebabkan karena ketidaksesuaian metabolisme dalam tubuh manusia. Pada dasarnya, sindroma metabolik bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan suatu kumpulan berbagai keadaan terdapatnya gangguan gangguan metabolisms gula dan insulin, obesitas (kegemukan),dislipidemia, dan hipertensi.
          Dalam tubuh kita, gula yang terdapat dalam bahan makanan yang kita konsumsi akan diolah dan diserap tubuh dalam bentuk glukosa. Glukosa ini akan diedarkan ke seluruh tubuh bersama aliran darah. Glukosa tersebut akan digunakan sebagai sumber tenaga terutama bagi kerja otak. Akan tetapi apabila glukosa dalam tubuh berlebih akan diubah dan disimpan dalam bentuk gula otot (glikogen). Gula otot ini akan disimpan dalam otototot tubuh dan hati. Apabila glukosa masih berlebih sedangkan hati dan otot sudah tidak mampu lagi menyimpannya,glukosa tersebut akan diubah dan disimpan dalam bentuk lemak dalam jaringan adiposa.Apabila kondisi tersebut dibiarkan semakin lama, lemak tubuh akan terns menumpuk. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya kondisi yang dikenal dengan obesitas. Berikut adalah sedikit gambaran mengenai gangguan sindroma metabolisme dalam tubuh kita.

          Fase sebelum Seseorang Dinyatakan Positif Menderita Diabetes Tipe 2

          Pengertian IGT (Impaired Glucose Tolerance) dan Apa saja Fase sebelum Seseorang Dinyatakan Positif Menderita Diabetes Tipe 2. 
          Mungkin banyak dari kita belum tau sebenarnya apa yang akan terjadi sebelum seseorang akan dinyatakan positif mengidap diabetes tipe 2 oleh dokter. Ada beberapa fase atau urutan yang bisa saja dilalui oleh penderita. Fase ini antara lain terletak pada fase dimana metabolisme gula normal dan diabetes. Keadaan ini dikenal sebagai IGT (Impaired Glucose Tolerance). Menurut beberapa penelitian, kondisi IGT akan berkembang menjadi diabetes melitus tipe 2 atau penyakit kardiovaskuler (penyakit pembuluh darah jantung).
          Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), seseorang dinyatakan dalam kondisi IGT apabila kadar gula darah puasanya normal, akan tetapi setelah diberi asupan gula atau pemberian dextrose 75 g kadar gula darahnya lebih besar dari 140 mg%. Hal inilah yang menjadi pengertian dari IGT yang sebenarnya. Selain kondisi di atas, ada pula yang menyebutkan bahwa seseorang dapat dikatakan dalam kondisi IGT apabila kadar gula darahnya setelah puasa sudah lebih dari 110 mg% akan tetapi belum dapat dikategorkan menderita diabetes melitus.
          Diabetes tipe 2 umumnya menyerang orang-orang dengan pola diet yang tidak seimbang. Orang yang mempunyai gaya hidup tertentu (mewah) cenderung rentan terkena penyakit ini. Diduga orang-orang yang menderita diabetes tipe 2 ini bukan disebabkan oleh makanan-makanan manis melainkan karena banyak mengonsurnsi makanan berlemak. 
          berhati-hati terhadap pola hidup sebagai pencegahan diabetes tipe 2

          Misalnya seperti kasus yang terjadi pada penduduk Nauru di Kepulauan Pasifik. Penduduk tersebut mula-mula memiliki pola hidup yang sederhana. Pada mulanya penduduk di daerah tersebut jarang yang menderita diabetes. Akan tetapi, pola hidup sederhana tersebut berubah ketika di pulau tersebut ditemukan adanya fosfat. Penduduk di daerah tersebut menjadi kaya raya dan pola hidup mereka juga berubah. Akibatnya pola makan mereka juga menyesuaikan.Tanpa diketahui secara pasti, penduduk di daerah tersebut secara tiba-tiba banyak yang menderita diabetes tipe 2 ini. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara pola hidup, lingkungan, dan diabetes. Oleh karena itu, penyakit ini juga sangat berkaitan dengan kondisi sindroma metabolisme.

          Gejala-Gejala Paling Nampak Pada Penderita Diabetes Yang Parah

          Macam Gejala Paling Nampak Pada Penderita Diabetes Yang Parah, atau sudah kronis.
          Ada beberaapa gejala yang nampak dan biasanya akan terjadi pada penderita diabetes, baik yang sedang mengalami atau akan, atau juga para penderita DM yang sudah dalam taraf kronis menahun dan sudah parah. Sebaiknya anda tau dan mau untuk mempelajari tanda-tanda di bawah ini untuk jaga-jaga dan berhati-hati sebagai langkah pencegahan.

          Secara garis besar gejala-gejala yang biasa nampak pada penderita diabetes melitus sebagai berikut.
          1. Adanya perasaan yang terus haus sehingga banyak minum
          2 . Menjadi Sering buang air kecil (kencing) terutama saat malam hari
          3. Timbulnya rasa letih, cepek dan lemas  yang tidak dapat dijelaskan sebabnya.
          4. Timbul adanya gatal-gatal dan peradangan kulit yang menahun.

           Sementara itu, penderita diabetes melitus yang sudah parah akan timbul gelaja-gejala sebagai berikut.
          1.. Terjadinya penurunan berat badan
          2. Timbul rasa kesemutan (coati rasa), rasa sakit pada tangan dan atau kaki.
          3. Timbulnya borok, seperti infeksi (luka) pada kaki yang lama sembuh.
          4. Ada beberapa penderita Sering hilang kesadaran (pingsan/koma).

          nah anda sudah ta bukan apa saja gejala DM diatas, supaya menjadi gambaran betapa pentingnya menjaga pola hidup sehat.